Hukum

Puluhan Bidang Tanah Bupati Bekasi Ade Kuswara Tak Diketahui Asal Usulnya

×

Puluhan Bidang Tanah Bupati Bekasi Ade Kuswara Tak Diketahui Asal Usulnya

Sebarkan artikel ini
Bupati Bekasi Ade Kuswara menjadi tersangka korupsi.

TEROPONGNEWS.COM, JAKARTA – Asal usul 29 bidang tanah milik eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang akan ditelusuri tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab keberadaan dua puluh sembilan petak tanah tersebut, tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), namun tidak disertai keterangan sumber perolehannya.

Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan, penelusuran dilakukan untuk memastikan kepatuhan pelaporan sekaligus menelusuri potensi dugaan pidana korupsinya.

“Dari data aset yang dilaporkan tersebut, KPK tentunya akan mengecek asal-usul perolehannya,” ucap Budi saat dikonfirmasi, Senin (22/12/2025).

Budi menuturkan, setiap penyelenggara negara wajib mencantumkan sumber perolehan aset dalam LHKPN. Jika tidak dicantumkan, maka hal tersebut menjadi perhatian KPK untuk dilakukan klarifikasi dan pendalaman.

“Betul. Seharusnya asal-usul aset ditulis oleh pelapor LHKPN,” tegas Budi.

Berdasarkan penelusuran terhadap LHKPN Ade Kuswara, tercatat sebanyak 31 bidang tanah. Namun, hanya dua bidang tanah yang disebut berasal dari “hasil sendiri”.

Dua aset tersebut berada di wilayah Kabupaten/Kota Bekasi dengan nilai total Rp435 juta. Sementara itu, 29 bidang tanah lainnya tidak mencantumkan keterangan sumber perolehan.

Total nilai keseluruhan aset tanah yang dilaporkan Ade mencapai Rp76,5 miliar. Ade Kuswara sebelumnya terjaring OTT, pada Kamis (18/12/2025), dan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap ijon proyek Rp9,5 miliar.

Selain Ade, KPK juga menetapkan ayahnya, H.M. Kunang. Serta pihak swasta bernama Sarjan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, uang ijon proyek itu diduga merupakan uang muka. Serta, sebagai jaminan proyek yang rencananya baru akan dikerjakan pada tahun anggaran berikutnya. ***



📢 Dapatkan Berita Lugas, Kupas Tuntas dengan Analisis Tegas, dan Informasi Tanpa Batas! Ikuti Teropong News di Google News dan tekan tanda bintang ⭐ agar tidak ketinggalan berita terbaru.

📲 Untuk update langsung di WhatsApp, ikuti channel resmi kami di sini dan aktifkan notifikasi 🔔 sekarang juga!